Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2016

Puisi Kerinduan

#1
Dan aku menuliskan
Kalimat cinta diantara celah awan
Untuk diteteskan
Pada hati yg merindukan
Pada telaga rindu yang menggenang
Andai itu kamu
Berjalanlah padaku
Dengan derai tawamu
Agar ku tau
Bahwa rindumu selalu untuk ku

#2 
Aku membenamkan pada sesuatu yg tak aku tau akan berakhir seperti apa.
#3
 Ketika engkau berkata telah lelah
Hatiku terkoyak
Ku pikir hadirku bisa membahagiakan
Nyatanya
Jiwa mu lelah karena hadirku
Bagaimana bisa ku berikan cinta
Bila jiwamu lelah karenanya
Aku pun menggantungkan cinta
Diantara gantungan asa
Asa yang sedari dahulu
Selalu aku jaga
Agar bisa jumpa
Pedih
Ketika bersua telah ada masanya
Hanya lelah yg ku semai dalam jiwamu
Sadarku
Asaku yg ku jaga menguap sia sia
Setelah ku tahu
Jiwamu lelah karena cintaku.
#4

Jgn pernah takut akan akhir sebuah cerita
Bila ada makna dia akan terus ada episode selanjutnya
Bila tak ada makna dia hanya akan menjadi cerita yg terlupa.

VALENTINE

BY MARTINA MCBRIDE



if there were no words
no way to speak
i would still hear you
if there were no tears
no way to feel inside
i'd still feel for you

and even if the sun refused to shine
even if romance ran out of rhyme
you wuld still have my heart until the end of time
you're all i need, my love, my Valentine.

all of my life
i have been waiting for
all you give to me
you've opened my eyes
and shown me how to love unselfishly

i've dreamed of this a thousand times before
in my dreams i couldn't love you more
i will give you my heart
until the end of time
you're all i need, my love, my Valentine

and even if the sun refused to shine
even if romance ran out of rhyme
you would still have my heart until the end of time
'cause all i need is you, my Valentine
you're all i need, my love, my Valentine

PENARI (gerak tubuh jatuh cinta)

Meliuk
Lekuk tubuh gemulai
Keringat Melekat
Peluh membasah
Senyum merekah
Senandung irama dalam gegap gepita
Tabuhan genderang iringi derap kaki
Lentik jemari
Melambai-lambai
Dalam senyum mu
Tak tahu apa dalam benakmu
Aku hanya menikmati
Dentuman irama
Mengiringi liukan lincah
kaki tangan dan tubuh
Sesekali
Aku ingin menepis birahi
Menghantui benak saat mulai pekat
baiknya aku berhenti
Menikmati
Membunuh semua ilusi
Padamu Penari