Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari Juni, 2015

PECI HITAM

Awal tahun delapan puluhan.
“Alif, Ba, Tsa, Jim, kha, Kho......” suara serak dantegas seorang lelaki berpeci hitam terdengar mengisi ruangan yang berdinding tripleks melafazkan huruf Hijaiyah. Beberapa anak terpekur didepan buku Juz ‘amma nya. Mereka mengikuti lafaz yang diucapkan lelaki tersebut. Aku pun ikut melafazkannya dengan lantang. Ada sekitar 5 orang anak-anak didepan lelaki itu. Sementara ada beberapa anak yang lebih besar duduk membuat lingkaran sendiri dan masing-masing memegang mushaf Al Qur’an. Mereka mengaji bersama-sama . Terkadang lelaki tersebut menyela jika ada bacaan yang dianggapnya salah. Sambil menahan batuk lelaki itu kemudian memanggil satu persatu anak-anak yang memegang mushaf Al Qur’an untuk membacanya didepan dia. Kami berebut untuk saling mendahului agar lebih cepat selesai diajarkan membaca Al Qur’an oleh lelaki tersebut. Malang tubuhku yang kecil tak sanggup melawan tubuh teman-temanku yang lebih besar. Aku akhirnya mendapat urutan paling terakhir seperti bi…