Selasa, 28 Januari 2014

Puisi Cinta

#Puisi 1
Mencintaimu

Ikhlas mencintaimu
seperti lebah memberi madu tanpa minta ditunjukan tempat taman bunga
seperti debu ditiup angin tanpa dia memberi tahu membuatnya tiada
seperti air mengalir ke sungai tanpa bertanya kemana dia bermuara
seperti hujan membasahi bumi tanpa takut kehabisan awan
ikhlas mencintaimu
seperti matahari memberi kehangatan tanpa memintamu memijarkan apinya
seperti ombak bergulung tanpa menghitung gelombang
seperti udara yang terhirup tanpa membuatmu berhutang
seperti tanah yang terinjak tanpa teriak kesakitan


#Puisi 2

Sunyi daun

daun-daun luruh
melesap  meninggalkan luka
sendiri di bumi menunggu mati


#Puisi 3

Burung-burung pleci

dengan  sisa kegagahan  dikibaskannya sayap
dalam satu gerakan isyarat  berberharap cinta sejati
sang pleci tak cukup sekali gacor bernyanyi
dituntaskan persenggamaan  nyayi suci sang istri 
dalam malam birahi berselimut wajah lain
nan semu
dari dahan matanya melihat sarangnya tak lagi indah
didekati burung  pleci  penggugah gairah
didengar  kicaunya sebuah lagu surgawi
merdu merayu dalam kasmaran hati
matanya garang dia terbang pergi
tak dihiraukan  tembang sang istri
dengan sisa keindahan bulu dikibaskannya sayap
dalam erotik gerak bulu yang mulai memutih
ngidang memuncak birahi tanpa letih
dipuaskan nafsu yang membuncah
dengan rakus melahap. tak perduli
sesama pleci satu birahi
dari dahan  dilihatnya senja makin mengembang
pleci sang petualang terbang pulang kekandang 
ditemukan istri  terinveksi,  mati
menghadap pada yang menjadikannya dia ada
tak ada sisa-sisa cinta
sang pleci  disergap pilu dan sunyi

#Puisi 4
Cerita tentang burung

Senja di barat masih merah
Di dahan nan anggun  lagu damai terdengar mengalun
Hidup rukun dalam sarang yang dibangun bertahun
Bersama anak istri tericinta
Senja di barat masih merah
Di dahan lain burung jantan berceloteh gagah
Dengan sisa-sisa kewibawaan dikibaskan sayap yang mulai kelabu
Dengan Bulu-bulu yang tak lagi berwarna jelaga
ditinggalkan cerita  cinta  berbalur semu
lalu, terbang melintas kesejatian
Senja di barat masih merah
Dari dahan nan indah ditinggalkan cinta berbingkai semu
Dari dahan nan indah  nyanyi anak istri terdengar tak lagi merdu
Ditutup rapat kedua kuping, mereka tetap terbang melayang
membalut dosa di sisa keperkasaan
Senja di barat masih merah
Di dahan belantara entah berantah
Tak seorang pun tahu
Istrinya tak tahu
Anaknya tak tahu
Sahabatnya juga tak tahu
mereka pun tak tahu   
ada cinta yang keliru
Senja di barat masih merah
Sekawan burung terbang pulang kekandang
Setelah lelah mengumpulkan bekal menghadap ilahi
di dahan masih ada sisa-sisa cinta
matanya ragu disergap pilu

Sesiahan ( Adat pertemuan muda-mudi di Lampung )




Sesiahan adat muda mudi  LAMPUNG berpacaran tempo dulu yang dilakukan saat malam  setelah sholat Isya hingga menjelang sholat subuh.



Mekhanai ( Pria/bujang ) akan mendatangi rumah si gadis tapi hanya diluar rumah. Si bujang akan mengetuk ngetuk dengan halus dinding kamar, yang umumnya terbuat dari papan kayu untuk memberi tahu si gadis kalau ada pria yang menaksirnya, lalu setelah itu jika si gadis berminat maka dia akan menyambut ketukan pria diluar tersebut.

Lalu setelah itu terjadilah perkenalan lalu percakapan yang hanya di lakukan secara berbisik dengan tetap terpisah oleh dinding . Percakapan pun di mulai dengan berbagai macam tema , yang tentunya di sertai rayuan dan senda gurau ataupun saling memuji dari kedua belah pihak, bahkan hingga pantun yang saling berbalas ..,

Sesihan ini bila saling cocok bisa terjadi hingga subuh baru akan berakhir, jika mereka telah saling mengenal seadanya, dan merasa cocok dalam berbincang,mereka akan melakukan sesiahan berulang ulkang kali di waktu yang berbeda.

Jika telah beberapa kali sesiahan antara mereka sudah merasa saling cocok dan saling mempunyai

Perasaan saling menyukai,maka di aturlah janji untuk bertemu muka atau bertemu secara langsung yang di sebut BUKHASAN


Sumber : Saluang ( Hery Al Khusairi )

Jumat, 10 Januari 2014

Sungai Mahakam ( Mahakam River )

Sungai Mahakam merupakan salah satu sungai terpanjang dan terlebar di Indonesia

Sungai yang berhulu di pegunungan Kabupaten Kutai Barat memiliki panjang lebih dari 900 KM dan bermuara di Selat Makassar. 

Saya beruntung bisa mengarungi sungai ini dan melihat betapa exoticnya sungai mahakam. Apalagi di tepinya terdapat banyak keindahan  yang memanjakan mata. 

Pemandangan di tempat ini sangatlah indah. Sungai Mahakam seolah-olah membelah pegunungan yang ditutupi oleh hutan hujan tropis.

Menelusuri Sungai Mahakam dari kota Samarinda berlanjut ke Kota Raja Tenggarong melaju ke daerah Kutai Barat yaitu melak, kiri kanan mata kita di manjakan dengan rumah-rumah penduduk yang terapung diatas sungai.




Tetapi ketika kita melakukan perjalanan kita kearah hulu sungai mahakam yaitu Long Bngun , adrenalin kita akan dibawa berpetualang karena harus melewati arus yang sedemikian deras.

Apa lagi kapal yang kami tumpangi telah berganti menjadi kapal yang semakin kecil.

Tetapi keindahan tebing terjal serta hijaunya hutan membuat semuanya ketakutan terbayarkan dengan sebuah kekaguman akan Karya Cipta Sang Pencipta.







Minggu, 05 Januari 2014

Dayak Art and Dancing



Suku Dayak merupakan sebutan bagi penduduk asli pulau Kalimantan. Pulau kalimantan terbagi berdasarkan wilayah Administratif yang mengatur wilayahnya masing-masing terdiri dari: Kalimantan Timur ibu kotanya Samarinda, Kalimantan Selatan dengan ibu kotanya Banjarmasin, Kalimantan Tengah ibu kotanya Palangka Raya, dan Kalimantan Barat ibu kotanya Pontianak.
Kelompok Suku Dayak, terbagi lagi dalam sub-sub suku yang kurang lebih jumlahnya 405 sub (menurut J. U. Lontaan, 1975). Masing-masing sub suku Dayak di pulau Kalimantan mempunyai adat istiadat dan budaya yang mirip, merujuk kepada sosiologi kemasyarakatannya dan perbedaan adat istiadat, budaya, maupun bahasa yang khas. Masa lalu masyarakat yang kini disebut suku Dayak, mendiami daerah pesisir pantai dan sungai-sungai di tiap-tiap pemukiman mereka.











Keutamaan Berkurban

 Sumber : Rumah Yatim Indonesia Idul Adha adalah puncak dari ibadah haji. Hari ini dirayakan tidak hanya oleh uma...