Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Buku

Aku mencoba memahatmu
Tak bisa ku pahat sehalus pahatan perupa
Aku coba melukismu
Namun tak seindah lukisan pelukis
pun ku coba membuat irama bagimu
Rasanya tak semerdu sang biduan mendendangkan
Akhirnya
Aku mengejamu
Huruf demi huruf
Kata demi kata
Kalimat demi kalimat
Paragraf demi paragraf
Bab demi bab
Ini buku ku
Buku tentang kamu
tentang memahamimu
tentang indah dirimu
tentang jalinan sempurna
antara kamu dan aku



Banjarbaru, 09 September 2014

Mengapa harus aku ?

Sudah puluhan purnama menghias langit malam
Sudah ribuan kali berganti cuaca
Terik mentari dan guyuran hujan
Sambung menyambung tiada henti
Tapi jejakmu tak pernah terhapus
Ikatanmu tak pernah retas
Seberapa kuat mencoba
Seberapa kuat mencabik
Lilitan angan terus membebat
Mengapa begitu dalam kau cengkramkan kenangan dibenakku
dan
 mengapa harus aku ???

Kau Tak Kan Terganti

DIMANA BUMI DIPIJAK DISITULAH LANGIT DIJUNJUNG

Membaca Al Qur'an (Motivasi 09-08-2014)

Ada seorang remaja bertanya kepada kakeknya:
“Kakek, apa gunanya aku membaca Al Qur’an, sementara aku tidak mengerti arti & maksud dari Al Qur’an yang kubaca “
Lalu si kakek menjawabnya dengan tenang:
“Cobalah ambil sebuah KERANJANG BATU ini, bawa ke sungai, & bawakan aku sekeranjang air ...“, sambil menunjuk satu keranjang batu terbuat dari rotan yang sudah kotor.

Anak itu mengerjakan seperti yang diperintahkan kakeknya, tapi semua air yang dibawanya habis sebelum ia sampai di rumah.
Kakeknya berkata
“ Kamu harus berusaha lebih cepat “. Kakek meminta cucunya kembali ke sungai.
Kali ini anak itu berlari lebih cepat, tapi lagi-laci keranjangnya kosong tanpa air sebelum sampai di rumah.

Dia berkata kepada kakeknya “kek, tidak mungkin bisa membawa sekeranjang air. Aku ingin menggantinya dengan ember“.
“Aku ingin sekeranjang air, bukan dengan ember “ Jawab si kakek tegas.
Si anak kembali mencoba, dan berlari lebih cepat lagi. Namun tetap gagal juga. Air tetap habis sebelum …

LEBARAN 2014 (Traveling Ke Pujon)

Lagi-lagi lebaran tahun ini aku tak bisa pulang ke tempat keluargaku. kali ini aku menelusuri belahan Kalimantan Tengah yang baru pertama kali aku jelajahi.
Layaknya seorang Backpacker dari banjarbaru ke terminal Pal 6 Banjarmasin aku meminta diantar teman sekantor dengan mobil kantor. Stelah sampai diterminal aku menaiki sebuah bus tua yang akan mengantarkan aku ke Palangkaraya.
Dengan tiket seharga 55 ribu rupiah bis membawa aku menelusuri jalan trans Kalimantan menuju ke Palangkaraya. Perjalanan yang penuh sensai kehausan hahahahahahahaha, karena aku tetap berpuasa ditengah cuaca yang sangat terik dan bus yang tak ber AC.
Bus berjalan perlahan membelah jalan-jalan dikota Banjarmasin menuju luar kota. Cuaca panas tak menghambat aku untuk menikmati pemandangan yang tersaji lewat jendela bus. Salah satunya adalah kemegahan Jembatan Barito sebagai sarana untuk menyeberangi sungai besar yang membelah Kalimantan Selatan.
Sekitar 2 sampai 3 jam perjalanan aku telah sampai di kota Kuala Ka…

:: ADIKKU TERSAYANG ::

sumber : Family Guide


Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku. Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu ditangannya. “Siapa yang mencuri uang itu?” Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan, “Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!” Dia mengangkat tongkat bambu itu tinggi-tinggi. Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata, “Ayah, aku yang melakukannya!”
Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi. Ayah begitu marahnya sehingga ia terus-menerus mencambukinya s…

RISMA #1

Bunda.... Engkau di depan  Ketika para Lelaki Pemimpin tak sanggup memberi solusi Engkau lantang berteriak  Ketika si Jantan Pemimpin cuma bisa terdiam Engkau menyingsingkan lengan mu Ketika para Pria Ustadz hanya mengeluarkan suara Engkau mengorbankan jiwa ragamu Ketika yang lain bersembunyi sebagai pengecut dibalik mobil dinas mewahnya
Bunda .... Nyalimu sebesar harimau Putih yang di tunggangi Mbah Sa'adi Leluhur pendiri Kediri
Bunda....... layaknya seorang ibu Engkau memahami benar Apa yang bisa merusak akhlak anak-anakmu
Bunda.... Salut dan penghargaan sebesar-besarnya untuk dirimu


Motivasi #1

Seorang tua sedang berjalan pulang dari memotong kayu di gunung, diperjalanan dia berjumpa seorang pemuda yg baru saja menangkap seekor kupu2 di genggamannya..  Pemuda ini menantang orang tua itu.  "Hei pak tua, gimana kalau kita bertaruh ?"  "Gimana bertaruhnya ?" tanya org tua itu.  "coba tebak kupu2 dalam genggamanku ini hidup atau mati ? Kalau kamu kalah, sepikul kayu itu jadi milik ku." jawab sang pemuda.  Si pak tua setuju, lalu menebak, "kupu2 dalam genggamanmu itu mati."  Sang pemuda ketawa ngakak, "kamu salah."  Sambil membuka genggamnya, kupu2 itu pun terbang pergi.  Si pak tua berkata, "baiklah, kayu ini milikmu."  Setelah itu dia menaruh pikulan kayunya dan pergi dengan gembira. Si pemuda tidak mengerti kenapa pak tua itu begitu gembira, tapi karena mendapat sepikul kayu bakar, dia dengan gembira juga membawanya pulang.  Sesampainya di rumah, Ayah si pemuda bertanya soal asal muasal sepikul kayu itu. Si pemuda bercerita dg …

Ronan Keating -This I Promise You

My love, here I stand before you

I am yours now from this moment on

Take my hand, only you can stop me shaking

We'll share forever, this I promise you



[Chorus]

And when I look in your eyes

All of my life is before me

And I'm not running anymore

'Cause I already know I'm home

With every beat of my heart

I'll give you my love completely

My darling, this I promise you



My love, I can feel your heartbeat

As we dance now closer than before

Don't let go, 'cause I could almost cry now

This is forever, I make this vow to you



[Repeat chorus]



My darling, this I promise you

My darling, this I promise you





Dedicate #YFSM.....