Senin, 02 Desember 2013

Kalbu dalam Nada Biola


Karya : Johari Mustafa
 
Suara rintihan mendesis teriris
Mengalun dalam nada biola
Gesekan yg menyayatkan kalbu
Terurai lembaran gelap dibelakang
Disitulah ada tangisan, tawa, sedu
Sedih, hampa ,galau yg beriringan
Mengisi silih berganti dalam rotasi
Waktu renung yg kelam dalm renta
Tangis yg punya banyak alasan
Terpekur dalam nada rintih
Penuh sesak sarat derita
Gesekan biola yg bercerita
Lamunan yg larut hanyut ke arus
Dalam malam dekap
Lelaki ringkih tertatih termenung
Padam terlelap sepi sendiri
Dikaki malam gulita gelapkan
Pandangan yg rabun kekaburan
Menggoreskan mata hati
Pada lengkingan biola
Yg terus menjeritkan perih
Berdarah pedih dalm bayangan
Ini masa lalu itu masa kini
Satu persatu menghujamkan
Bara menuntun langkah pulang
Tunduk simpuh luluh terpuruk
Disunyi alam ilahi mengadu
Sayatan demi sayatan yg teriring
Terdengar makin nyaring
Kesuraman senja di umur yg renta
Adalah barisan kalimah
Tersimpun tersimpul dalam simpu
Didalam ........... sanubari gersang
Uraian risalah kelamnya muda
Mata hati berkaca menitis
Bagai gerimis sendu pagi
Tampa alasan saat waktu terus
Mamah usia, terdalam riak nurani
Dalam perih mendamba pulang

 

Maret 2000

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Keutamaan Berkurban

 Sumber : Rumah Yatim Indonesia Idul Adha adalah puncak dari ibadah haji. Hari ini dirayakan tidak hanya oleh uma...