Rabu, 28 November 2012

Lomba Nulis Novel Populer Bentang Pustaka "Wanita dalam Cerita"

Lomba Nulis Novel Populer Bentang Pustaka "Wanita dalam Cerita"
(Klik foto untuk tamplian lebih besar)

Lomba Menulis Novel Populer Bentang Pustaka
"Wanita dalam Cerita"

Novel Populer adalah novel dewasa muda yang menceritakan kehidupan kaum dewasa muda dengan berbagai dinamikanya; cinta, keluarga, karir, persahabatan, dan sebagainya.

Ketentuan:
  1. Lomba terbuka bagi warga negara Indonesia berusia 18 tahun ke atas.
  2. Tema naskah: Wanita dalam cerita. Tidak diperbolehkan mengandung SARA dan pornografi.
  3. Naskah merupakan karya asli dan bukan terjemahan atau saduran.
  4. Naskah boleh ditulis oleh maksimal 2 orang.
  5. Naskah belum pernah dipublikasikan di media cetak atau elektronik, serta tidak sedang diikutsertakan di lomba lain.
  6. Panjang naskah 150-250 halaman A4, diketik dengan font Times New Roman, 12 pt, spasi 1,5, margin 4, 4, 3, 3. Ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik.
  7. Satu peserta boleh mengirimkan maksimal 2 naskah
  8. Kirim naskah disertai:
    • Biodata lengkap (nama, alamat, no hp, email)
    • Fotokopi kartu identitas
    • Profil singkat penulis
    • Keunggulan naskah
    • Sinopsis
  9. Naskah dikirim ke: 
melalui email
bentang.populer@gmail.com
atau ke:
Redaksi Bentang Populer
Jl. Kalimantan G-9A
Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta

Jangan lupa cantumkan "Lomba Novel" di pojok kiri atas amplop atau di subjek email.
Naskah dikirimkan mulai tanggal 5 November 2012-2Februari 2013.


Hadiah
  • Juara 1: Uang tunai Rp.6.000.000 + kontrak penerbitan + paket buku sebesar Rp.700.000
  • Juara 2: Uang tunai Rp.4.000.000 + kontrak penerbitan + paket buku sebesar Rp.500.000
  • Juara 3: Uang tunai Rp.2.000.000 + kontrak penerbitan + paket buku sebesar Rp.300.000
  • 5 Pemenang berbakat: kontrak penerbitan + paket buku @Rp.200.000

PENTING!
  • Pemenang akan diumumkan melalui facebook, twitter, dan blog
  • Peserta lomba tidak dipungut biaya apapun.

Senin, 26 November 2012

Cermin

Cermin itu memang buram
Memantulkan kembali suram
Diri hanyalah sepenggalah usia
Tersaput prahara
Tersisa lara yang menggurat di wajah
Tak berarti
Walau diri ingin selalu diartikan
Cermin kembali memantulkan
Bayang diri
Terjaga
Aku hanyalah sepenggal jiwa
Yang tak berarti apa-apa

( Ditengah terik Samarinda....26112012)

Minggu, 18 November 2012

(Menjelang 1 Muharam)


Detak waktu terus mengalir
Ketika usia pun semakin mendekati akhir
Ketika dosa semakin menumpuk
Bertumpuk laksana daki yang melekat di tubuh
Basuhi
Jiwa ini
Dengan cahaya Illahi
Duhai Robbul izati
Untuk menyapu
Gelayut pekat noda dosa
Jadikan diri ini
Tegar laksana Tonggak yang terpancang
Atas deraan fitnah dunia
dan ketika nyawa berpisah dari raga
Tak sedikit pun sesal
Karena akan kembali
Kepada Sang kekasih Jiwa
Pemilik diri
Dan Alam semesta

Samarinda, 14112012

Puisi Untuk Malaikat-malaikatku

Puisi 1

Malaikatku,
Aku rindu
Semburat senyum
Ketika memandangku
Papa........
Sapamu lirih



Puisi 2


Redup
Mata sembabmu menatapku
Bibir bergetar
Tak sanggup terurai kalimat
Hanya pelukan
Dan bisikan lirh
"sebenarnya kami tak ingin papa pergi"


Puisi 3

Jangan pernah bertanya
seberat apa
Menghitung detik
Mengeja hari
Menatap bulan berganti di Almanak
Seberat aku memanggul Gunung batu
yang merobek hati
dan menyiksa jiwa
Tanpa tawa dan canda
Dua Malaikat tercinta

Jumat, 16 November 2012

Kompetisi Menulis Nusantara

Kompetisi Nulis Nusantara
Kemenparekraf bekerjasama dengan NulisBuku.com & Plot Point mengadakan kompetisi menulis Tulis Nusantara 2012 - dengan tema: Menangkap ragam cerita hidup di Indonesia.
Kategori penulisan:
  • Fiksi Cerpen
  • Fiksi Puisi
  • Non-Fiksi
Hadiah
Fiksi Cerpen. Juara I: Rp 20.000.000, Juara II: Rp 15.000.000, Juara III: Rp 10.000.000.
Fiksi Puisi. Juara I: Rp 10.000.000, Juara II: Rp 7.500.000, Juara III: Rp 5.000.000.
Non-Fiksi. Juara I: Rp 20.000.000, Juara II: Rp 15.000.000, Juara III: Rp 10.000.000.

3 buku kumpulan fiksi dan non-fiksi hasil kompetisi Tulis Nusantara 2012 akan diterbitkan secara major!

Cara berpartisipasi
  1. Menulis sesuai tema 'Menangkap Ragam Cerita Hidup di Indonesia' dalam bentuk puisi, cerpen (Fiksi) maupun cerita nyata (Non-Fiksi) yang memotivasi pembaca untuk mengetahui lebih banyak tentang keragaman di Indonesia dan mempromosikan baik ke dalam maupun luar negeri.
  2. Untuk cerpen (fiksi) dan cerita nyata (Non-Fiksi), panjang tulisan 5-9 halaman A4 dengan 1,5 spasi, Font Times New Roman, ukuran 12 pt.
  3. Kirimkan naskah beserta data diri (berupa attach files, bukan di body e-mail): Nama, Alamat, No. handphone, No. KTP, Twitter account (Jika ada), Alamat facebook (Jika ada), ke alamat email: tulisnusantara@gmail.com dengan format subject email: [Kategori] - [Judul tulisan]. Contoh: Non-Fiksi - "Cerita dari Banyuwangi"
  4. Follow & mention akun Twitter @tulisnusantara untuk mempromosikan tulisan yang telah dikirim dengan hashtag #TulisNusantara
  5. Periode lomba: mulai dari 17 November 2012 hingga 15 Desember 2012, naskah diterima paling lambat jam 23:59 WIB pada tanggal 15 Desember 2012.
  6. Pengumuman pemenang & penyerahan hadiah akan dilakukan pada tanggal 22 Desember 2012 (Awarding Night).

Syarat Umum
  1. Peserta adalah warga negara Indonesia
  2. Usia peserta dibatasi minimal 17 tahun ke atas sesuai dengan identitas di Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Naskah ditulis dengan bahasa Indonesia
  4. Naskah harus karya asli (sebagian atau seluruhnya), juga bukan terjemahan atau saduran
  5. Naskah belum pernah dipublikasikan di media cetak, elektronik dan online dan tidak sedang diikutsertakan sayembara lain.
  6. Peserta diperbolehkan mengirimkan maksimal 1 naskah terbaiknya untuk setiap kategori.
  7. Naskah yang dikirim menjadi milik panitia penyelenggara, dengan hak cipta tetap pada penulis.
  8. Hak untuk mempublikasi tulisan ada di penyelenggara kompetisi.
  9. Naskah yang tidak sesuai dengan persyaratan tidak akan disertakan dalam proses penjurian.
  10. Dewan juri akan memilih 10 naskah terbaik (Juara I, II, III dan 7 nomine) yang akan dibukukan dalam buku antologi pemenang.
  11. Penyelenggara kompetisi berhak mengganti judul dan menyunting, tanpa mengubah isi
  12. Keputusan juri mengikat, tidak dapat diganggu gugat, dan tidak ada surat menyurat  

Selamat berkarya!

Rabu, 14 November 2012

Cara Bijak Merubah Orang Lain

Oleh : Mas Bintang Jakarta

Merubah orang lain sering dianggap pekerjaan yang gampang.
Atas perbedaan pandangan atau filosofi pada sebuah hubungan relasi sering terlontar,

"Ah, gampang, nanti aku pasti bisa merubahnya"

Benarkah gampang?

Renungan :

"CARA BIJAK MERUBAH ORANG"

Cara terbaik untuk merubah orang lain ialah dengan merubah diri sendiri

Kalimat indah dan bahan refleksi,

“Banyak orang berpikir tentang merubah dunia dan orang lain namun tidak pernah berpikir untuk merubah diri sendiri”

Kita sering mengeluh karena orang lain tidak berubah,
padahal segala upaya sudah kita perbuat.

Kita kadang hampir putus asa karena :
* anak tidak berubah sampai sekarang,
* suami kadang tidak peduli,
* isteri sering cuek,
* sahabat sering bersikap dingin.

Ketika segala usaha nampaknya sia²,
kita putus asa.
menyesali diri,
menangis,
kerap mengeluh, mengapa harus begini? mengapa harus begitu?

Muncullah penyesalan dalam benak,
jika usaha kita nampaknya belum membuahkan hasil.

Mengapa kita tidak mencoba cara lain?

Janganlah fokus merubah orang lain,
tetapi fokuslah pertama² merubah diri sendiri, maka akhirnya kita akan menemukan jalan terbaik merubah orang lain.
Untuk mampu merubah orang lain,
pertama kita harus merubah diri sendiri.

Merubah diri adalah perjuangan yang yang tidak gampang karena butuh kesabaran dan kerendahan hati.

Kita yang pertama dan utama harus bersikap lemah lembut dan sabar. Yakinlah air yang menetes itu akan mampu menghancurkan batu bukan karena kekuatannya tetapi lebih karena kesabarannya.

Kita tidak akan mampu merubah cuaca yang sangat dingin di luar sana tetapi kita mampu menciptakan kehangatan di dalam diri kita sendiri. Kehangatan itulah yang memancarkan kelemah lembutan dan itulah yang akan merubah orang lain juga menjadi lemah lembut.

Maka, nasehat terbaik bukanlah perkataan yang manis dan janji yang muluk tetapi contoh yang baik dan perbuatan yang nyata.

Tidak bisa dipungkiri bahwa cara terbaik untuk merubah orang lain ialah dengan merubah diri sendiri.

Rabu, 07 November 2012

Kalimat Indah Cinta




Seseorang tak akan pernah menyadari dalamnya rasa cinta sampai tiba saat perpisahan.

Wajahmu tidak membuatku takluk, senyummu juga tidak bisa membuatku tersipuh, kecuali ketulusanmu mencintaiku yang membuat hatiku bertekuk lutut di hatimu.

Aku tidak mencari kecantikanmu ataupun harta milikmu, yang kubutuhkan adalah ketulusanmu mencintaiku.

Kamu boleh berbangga hati memilikiku, karena akulah lelaki setia stok terakhir di dunia ini.

Cinta Itu adalah anugrah terindah dari Tuhan, Aku bersujud dan berdoa pada Tuhan, dan Akhirnya kutemukan Anugrah terindah itu yaitu Kamu.

Kebahagiaanku belum sempurna tanpa dirimu di sisiku.

Apapun yang kulakukan tidak membuatku bahagia, kecuali jika aku melakukan sesuatu hal untukmu.

Terima kasih sayangku kamu telah membuatku bahagia selama ini, untuk itu aku akan setia di hatimu hari ini dan sampai kapanpun.

Selama nafas ini masih ada, selama jantung ini masih berdenyut, aku akan mencintaimu dan membahagiakanmu.

Cinta Itu adalah anugrah terindah dari Tuhan, Aku bersujud dan berdoa pada Tuhan, dan Akhirnya kutemukan Anugrah terindah itu yaitu Kamu.

Kebahagiaanku belum sempurna tanpa dirimu di sisiku.

Apapun yang kulakukan tidak membuatku bahagia, kecuali jika aku melakukan sesuatu hal untukmu.

Terima kasih sayangku kamu telah membuatku bahagia selama ini, untuk itu aku akan setia di hatimu hari ini dan sampai kapanpun.

Selama nafas ini masih ada, selama jantung ini masih berdenyut, aku akan mencintaimu dan membahagiakanmu.

Memilikimu adalah hal yang terindah dalam hidupku.

Aku menangis memilikimu, bukan karena aku sedih memilikimu, karena aku bangga mempunyai kekasih sepertimu hingga hati ini terharu.

Sebenarnya aku tidak pernah memilihmu, tapi cintalah yang memilihmu menjadi kekasihku.

Wajahmu tidak membuatku takluk, senyummu juga tidak bisa membuatku tersipuh, kecuali ketulusanmu mencintaiku yang membuat hatiku bertekuk lutut di hatimu.

Aku bisa menemukan kamu di tengah keramaian dengan telinga dan mata tertutup. Itu karena aku mencari dengan hatiku.

Mekar mawar yang kautanam di hatiku, tercium wangi semerbak. Lambangkan segala sayang dan cinta, hanya untukmu seorang.

Cinta tidak pernah sendiri. Cinta selalu mendua cinta adalah kau dan aku.

Kamu bukanlah yang pertama untukku, tapi kamu yang terakhir bagiku.

Jangan biarkan api asmara kita padam oleh tiupan badai cemburu. Kuingin cinta kita seperti bara yang makin benderang oleh hembusan angin.

Jika kau pernah rasakan hidup sendiri, tak kan mau lagi kaurasa untuk kedua kali. Karena ketika bersamamu, yang kurasa adalah hidup.

Berusaha melupakanmu, sama sulitnya dengan mengingat seseorang yang tak pernah kukenal.

Maafkan. Kau boleh lakukan apa saja untuk membalasku, mencaci, memaki, tapi jangan pernah tinggalkan aku.

Sepanjang nafasku masih berhembus, aku akan terus menjaga, menyayang dan melindungi satu-satunya kekasih hatiku.

Lambat tapi pasti, merasuk ditengah keraguanku. Aku rasa aku jatuh cinta padamu.

Cintai aku seperti aku mencintai dirimu. Sepenuh hati, tanpa paksaan dan tanpa kecurigaan.

Aku pernah jatuhkan setetes air mata di selat Sunda. Di hari aku bisa menemukannya lagi, itulah waktunya aku berhenti mencintaimu.

Aku tidak mencari kecantikanmu ataupun harta milikmu, yang kubutuhkan adalah ketulusanmu mencintaiku.

Kamu boleh berbangga hati memilikiku, karena akulah lelaki setia stok terakhir di dunia ini.

Memilikimu adalah hal yang terindah dalam hidupku.

Aku menangis memilikimu, bukan karena aku sedih memilikimu, karena aku bangga mempunyai kekasih sepertimu hingga hati ini terharu.

Sebenarnya aku tidak pernah memilihmu, tapi cintalah yang memilihmu menjadi kekasihku.

Yang ingin menerbitkan buku gratis KLIK DI SINI
 

Sabtu, 03 November 2012

Aku Bapak Popeye



Tak ingin mengingat hal ini sebenarnya, tetapi mungkin kisah saya ini bisa menginspirasi kepada orang tua lain yang terkadang bila ditempa berbagai  kesulitan hidup sering mengorbankan anaknya, buah hatinya sendiri. Banyak di sekitar kita berapa banyak orang yang kurang beruntung harus rela tak memberi yang terbaik untuk anaknya. Malah ada yang membebankan kehidupan yang berat kepada anak-anaknya yang masih berusia belia.

Berawal dari saya kehilangan pekerjaan saat anak tertua saya memasuki usia 1 tahun. Dengan seorang istri dan seorang Putra yang masih kecil tentu kondisinya akan sulit bila tak memiliki pekerjaan. Tinggal di rumah bersama Ibu yang menggantungkan hidup pada uang hasil kos-kosan mahasiswa tak seharusnya aku pun menjadi beban beratnya juga.

Tetapi semuanya harus tetap dijalani, pikiran terkadang buntu untuk berpikir. Yang paling saya pikirkan ketika itu bagaimana memberikan gizi yang cukup untuk anak Balita saya. Membeli susu atau makanan khusus balita yang berjejer di toko sudah pasti saya tak mampu, karena tak memiliki uang lebih.

Aku melihat pekarangan depan rumah yang di tumbuhi beberapa jenis bunga dan buah. Ada buah Sirsak, jambu dan rambutan. Hanya buah sirsak yang sering berbuah sementara yang lainnya merangas seperti akan mati. 

Terpikir olehku untuk menanam beberapa sayuran di depan rumah. Awalnya sangat malu karena rumah kami berada di perkotaan. Terbersit nanti pertanyaan tetangga untuk apa kami menanam sayuran depan rumah. Tetapi pikiran itu ku tepis, setelah meminta ijin pada ibu dan Alhamdulillah ibu mengizinkan aku segera mencangkuli tanah depan rumah dengan mengorbankan beberapa tanaman bunga milik ibu.

Tak begitu luas halaman kami, dan tak begitu luas pula pekarangan yang ku alih fungsikan . Sekitar 4 x 3 meter saja yang ku cangkuli. Ku gemburi tanahnya dan ku buat 2 bedengan untuk menanaminya. Ku kelilingai tanah tadi dengan beberapa bunga ibu agar terlindung dan menyamarkan dari pandangan orang yang kebetulan melewati rumah kami.

Esoknya aku ke tempat penjualan benih dan ku beli benih Bayam dan kangkung. Sebenarnya saya ingin membeli benih sawi atau terong tetapi uang di kantong tidak mencukupi. Benih tadi ku semai di bedengan dengan rajinnya ku sirami setiap hari. Saya lupa berapa lama sayuran itu tumbuh, yang pasti setelah tumbuh sayuran itu menjadi menu untuk membuat bubur di tambah dengan sayuran kangkung dan bayam.

Bila ibu memiliki rejeki lebih dia akan membelikan cucunya wortel serta kentang yang nantinya di buatkan bubur tim dan tentunya saja tambahannya adalah bayam atau kangkung.

Suatu ketika tetangga saya datang ke rumah dengan membawa anak yang seusia anak saya. Kebetulan saat itu dia melihat istri saya memetik bayam di pekarangan untuk membuatkan bubur untuk anak saya.

“ Lho mamanya kiki ternyata tanam bayam yah, buat sayur kok Cuma dikit ambilnya ?” tanya tetanggaku mulai nyinyir.

“ Iya , ini hanya buat tambahan bubur anak saya kok,” jawab istriku.

“ Kenapa harus repot-repot kan ada bubur siap saji yg di jual di toko, saya memberi anak saya itu.”

“ Mahal mbak, kami tidak sanggup untuk memberinya setiap hari,” kembali istriku berkata.

“ Wah kalau setiap hari makan bayam entar anaknya jadi Popeye dong,” canda tetanggaku dengan mimik menyindir.

“ Istriku hanya tersenyum, sedangkan aku yang mendengar dari dalam rumah mengelus dada sambil melihat ke arah anakku yang sedang bermain denganku.

“ Maafkan Papa ya nak, yang tidak bisa memberi yang terbaik untukmu.”

Entah berapa lama buah hatiku makan bubur bersama sayur bayam, tetapi sampai saat ini saya bersyukur anak kami pertumbuhannya normal samapai dia sekarang remaja. Sekarang anak pertama kami duduk di kelas 2 SMP, dan ketika SD dia mengikuti Lomba Olimpiade Tingkat SD se Kabupaten Buton. Dan baru-baru ini dia menjadi Juara umum di sekolahnya, dan beberapa kali mengikuti Lomba mata pelajaran sampai tingkat Propinsi.
            
Ternyata benar kata tetangga saya, anak saya memang menjadi Popeye , yang bisa mengarungi lautan bebas dengan penuh kekuatan. Bedanya anak saya dengan Popeye adalah anak saya bisa melampaui prestasi anak-anak yang mungkin dahulunya di beri makanan siap saji bermerek yang tentunya harganya lebih mahal dari bubur bayam.

 Yang ingin menerbitkan buku gratis KLIK DI SINI

Keutamaan Berkurban

 Sumber : Rumah Yatim Indonesia Idul Adha adalah puncak dari ibadah haji. Hari ini dirayakan tidak hanya oleh uma...