Rabu, 29 Agustus 2012

Alamat Redaksi koran dan majalah

Sumber : Hendy Lazuardy Hendrawan II 

BERIKUT alamat-alamat email redaksi koran, majalah, jurnal dan tabloid yang menerima kiriman CERPEN/PUISI. Anda yang mengetahui info terkini terkait alamat-alamat email redaksi dan honor pemuatan cerpen/puisi . Terima kasih.

Selasa, 28 Agustus 2012

Proyek ( Canda Manado )

Istri seorang Sopir mikro kase tau pa depe laki .

Istri : "Napa torang pe tetangga so lebe hebat. Dorang so beli TV, kulkas deng sagala macam! Kong torang dang belum dapa apa-apa?"

Kong depe laki bilang : "Tunggu jo ada dua kita pe proyek somo pica"

Istri : "Proyek apa dang itu? "

Depe laki jawab : "Kalu bukang ngana pe mata yang pica, ngana pe bibir yang pica..!!!"

( Just Joke ...... )

Kedamaian sejati

Ada seorang raja yang akan memberikan hadiah pada seniman yang dapat membuat suatu lukisan terbaik tentang kedamaian. Banyak seniman yang mencoba. Raja melihat semua lukisan itu. Tetapi hanya ada dua yang ia suka, dan ia harus memilih salah satu di antaranya.

Salah satu lukisan menggambarkan danau yang tenang. Danau itu bagaikan cermin yang sempurna bagi gunung-gunung yang menjulang tinggi di sekelilingnya. Di atasnya langit biru dengan awan di sana-sini. Semua orang yang melihatnya akan berpendapat itulah lukisan yang sempurna tentang kedamaian. 

Lukisan yang satu lagi menggambarkan gunung-gunung juga, tetapi tampak tegak, angkuh dan kasar. Langit hitam berawan gelap, ada halilintar di situ. Di bawah ada air terjun yang airnya bergejolak. Tampak tak ada kedamaian sama sekali. Tetapi raja melihat di belakang air terjun ada sarang burung. Di antara riak gejolak air, duduk seekor induk burung yang sedang memberi makan pada anaknya dengan penuh kedamaian. 

Lukisan yang mana yang Anda kira akan menang? 

Raja memilih lukisan yang kedua. 

Karena,kata raja, damai bukan berarti tempat yang tidak ada kegaduhan, permasalahan dan kerja keras. Kedamaian berarti bila di tengah-tengah semuanya itu tetap ada ketenangan di hati Anda. 

Itulah makna sejati kedamaian. bila kalian mengandalkan Tuhan apapun pencobaan atau yg akan terjadi kalian hadapilah dengan ketenangan dan tidak perlu takut.......

Laporan Cuaca ( Canda Papua )

pace yakup mau lamar MINA jdi dia pung istri jdi pace kasih kata2 MUTIARA untuk MINA...

" mina sayangku cintaku tanpa dirimu, segalanya nampak gelap gulita dan kosong... angin bertandakan hujan,lalu muncullah mentari.... kau bagaikan mentari hangat..dan datangl engkau bagaika pelanggi untukku..

MINA langsung balas ; YAKUP, sebenarnya ko mau lamar saya atau ko mau kasih laporan cuaca .....?

JOKOWI DAN BASUKI - what makes you beautiful by one direction [PARODY]

Kasih Yang Terbesar



Suatu pagi yang sunyi di Korea, di suatu desa kecil, ada sebuah bangunan kayu mungil yang atapnya ditutupi oleh seng-seng. Itu adalah rumah yatim piatu di mana banyak anak tinggal akibat orang tua mereka meninggal dalam perang.
Tiba-tiba, kesunyian pagi itu dipecahkan oleh bunyi mortir yang jatuh di atas rumah yatim piatu itu. Atapnya hancur oleh ledakan, dan kepingan-kepingan seng mental ke seluruh ruangan sehingga membuat banyak anak yatim piatu terluka.
Ada seorang gadis kecil yang terluka di bagian kaki oleh kepingan seng tersebut, dan kakinya hampir putus. Ia terbaring di atas puing-puing ketika ditemukan, P3K segera dilakukan dan seseorang dikirim dengan segera ke rumah sakit terdekat untuk meminta pertolongan.
Ketika para dokter dan perawat tiba, mereka mulai memeriksa anak-anak yang terluka. Ketika dokter melihat gadis kecil itu, ia menyadari bahwa pertolongan yang paling dibutuhkan oleh gadis itu secepatnya adalah darah. Ia segera melihat arsip yatim piatu untuk mengetahui apakah ada orang yang memiliki golongan darah yang sama. Perawat yang bisa berbicara bahasa Korea mulai memanggil nama-nama anak yang memiliki golongan darah yang sama dengan gadis kecil itu.
Kemudian beberapa menit kemudian, setelah terkumpul anak-anak yang memiliki golongan darah yang sama, dokter berbicara kepada grup itu dan perawat menerjemahkan, "Apakah ada di antara kalian yang bersedia memberikan darahnya utk gadis kecil ini?" Anak-anak tersebut tampak ketakutan, tetapi tidak ada yang berbicara. Sekali lagi dokter itu memohon, "Tolong, apakah ada di antara kalian yang bersedia memberikan darahnya utk teman kalian, karena jika tidak, ia akan meninggal!"
Akhirnya, ada seorang bocah laki-laki di belakang mengangkat tangannya dan perawat membaringkannya di ranjang untuk mempersiapkan proses transfusi darah.
Ketika perawat mengangkat lengan bocah untuk membersihkannya, bocah itu mulai gelisah. "Tenang saja," kata perawat itu, "Tidak akan sakit kok." Lalu dokter mulai memasukan jarum, ia mulai menangis. "Apakah sakit?" tanya dokter itu. Tetapi bocah itu malah menangis lebih kencang. "Aku telah menyakiti bocah ini!" kata dokter itu dalam hati dan mencoba untuk meringankan sakit bocah itu dengan menenangkannya, tetapi tidak ada gunanya.
Setelah beberapa lama, proses transfusi telah selesai dan dokter itu minta perawat untuk bertanya kepada bocah itu. "Apakah sakit?"
Bocah itu menjawab, "Tidak, tidak sakit."
"Lalu kenapa kamu menangis?", tanya dokter itu.
"Karena aku sangat takut untuk meninggal" jawab bocah itu.
Dokter itu tercengang! "Kenapa kamu berpikir bahwa kamu akan meninggal?"
Dengan air mata di pipinya, bocah itu menjawab, "Karena aku kira untuk menyelamatkan gadis itu aku harus menyerahkan seluruh darahku!"
Dokter itu tidak bisa berkata apa-apa, kemudian ia bertanya, "Tetapi jika kamu berpikir bahwa kamu akan meninggal, kenapa kamu bersedia untuk memberikan darahmu?"
Sambil menangis ia berkata, "Karena ia adalah temanku, dan aku mengasihinya!"

Senin, 27 Agustus 2012

Betapa Miskinnya Kita

Suatu ketika seseorang yang sangat kaya mengajak anaknya mengunjungi sebuah kampung dengan tujuan utama memperlihatkan kepada anaknya betapa orang-orang bisa sangat miskin.
Mereka menginap beberapa hari di sebuah daerah pertanian yang sangat miskin.
Pada perjalanan pulang, sang Ayah bertanya kepada anaknya. "Bagaimana perjalanan kali ini?"
"Wah, sangat luar biasa Ayah"
"Kau lihatkan betapa manusia bisa sangat miskin" kata ayahnya.
"Oh iya" kata anaknya
"Jadi, pelajaran apa yang dapat kamu ambil?" tanya ayahnya.
Kemudian si anak menjawab....
"Saya saksikan bahwa :
Kita hanya punya satu anjing, mereka punya empat.
Kita punya kolam renang yang luasnya sampai ke tengah taman kita dan mereka memiliki telaga yang tidak ada batasnya.
Kita mengimpor lentera-lentera di taman kita dan mereka memiliki bintang-bintang pada malam hari.
Kita memiliki patio sampai ke halaman depan, dan mereka memiliki cakrawala secara utuh.
Kita memiliki sebidang tanah untuk tempat tinggal dan mereka memiliki ladang yang melampaui pandangan kita.
Kita punya pelayan-pelayan untuk melayani kita, tapi mereka melayani sesamanya.
Kita membeli untuk makanan kita, mereka menumbuhkannya sendiri.
Kita mempunyai tembok untuk melindungi kekayaan kita dan mereka memiliki sahabat-sahabat untuk saling melindungi."
Mendengar hal ini sang Ayah tak dapat berbicara.
Kemudian sang anak menambahkan "Terima kasih Ayah, telah menunjukkan kepada saya betapa miskinnya kita."
Betapa seringnya kita melupakan apa yang kita miliki dan terus memikirkan apa yang tidak kita punya.

Minggu, 26 Agustus 2012

Good Bye Peterpan Welcome Noah

Tak berselang beberapa lama setelah keluarnya Nazriel Ilham dari perjara karena kasus asusila, managemen yang menaunginya segera membuat sebuah nama band baru yang di gawangi oleh personil eks group band Peterpan. Memang ini adalah momen yang sempurna karena begitu banyaknya berita yang ditebar oleh media tentang sosok penyanyi yang flamboyan dan katanya fenomenal.

Cobalah Mengerti - Geisha

Sabtu, 25 Agustus 2012

My F



Hentakkan kisah
Hentakan desah
Dalam nyanyian cinta
Membuai dan mengalun indah
Luapan lara
Yang bersemayam di dada
Berbagi menjadi tawa
Bersama menjalin mimpi
Meraungkan harapan dan cita
Terangkum dalam bait-bait cinta
Syair lagu yang merdu
Syair tentang ketegaran dan semangat
Semua terekam indah dalam benak
Mimpi, Asa, Cita
Tak akan lekang
Untuk berusaha mewujudkan
Tak terbatas ruang dan waktu

Pengucapan! Sebuah Fenomena Tou Minahasa


Di ambil dari Catatan Facebook :  Bert Toar Polii



Oleh Benni E.Matindas




Tradisi perayaan “Pengucapan Syukur” sudah seutuhnya jadi fenomena kultural dari masyarakat Minahasa. Hampir semua komunitas etnis di nusantara ini, bahkan di seluruh dunia, memang masih dikenal tradisi sejenis, namun nyaris tak ada yang sama dengan yang di Minahasa dalam hal pengutamaannya, yang antara lain ditandai baku ambor abis-abisan. Dan intensitas dalam segi kesemarakan yang ditandai pesta-pora konsumsi makanan — yang dengan demikian bicara mengenai expenditas keuangan — ini berjalan selaras, dan didorong oleh, intensitas emosi yang dibutuhkan. Itulah mengapa orang-orang Minahasa yang sudah hidup jauh di rantau senantiasa menjadikan momentum Pengucapan Syukur sebagai salahsatu titik alamat kerinduan yang khas. Yang tidak dapat tergantikan oleh konsumsi hiburan lain seramai apapun, semodern apapun, di manapun.

Jumat, 24 Agustus 2012

Ku Eja dengan terbata

Maaf kan aku
Bila ku ungkap semuanya padamu
Tentang apa yang bersemayam dalam dada
Dan tentang apa yang berlaku pada diriku
Aku mencoba jujur padamu
Dan tak ingin menyembunyikan
Apa yang ada padaku
Aku menerimanya
Bila terkadang
Kejujuran
Bagai Pisau bermata dua
Yang sama-sama bisa menguris luka
Tetapi
Semuanya
harus ku katakan
Agar tak menjadi beban bagi diriku

Tegar

Hela napas panjang
Ku akan menegakkan kepala
Walau semburat luka ini tak kunjung sembuh
Ku akan menutupi dengan senyum ketegaran
Ku akan terus melangkah
Walau harus menyeret kaki yang telah lumpuh

Lilin



Ada 4 lilin yang sedang menyala. Sedikit demi sedikit habis meleleh. Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.
Lilin yang pertama berkata: “Aku adalah Damai."
"Namun manusia tak mampu menjagaku. Maka lebih baik aku mematikan diriku saja!”
Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin pertama padam.
Lilin yang kedua berkata: “Aku adalah Iman.”
“Sayang aku tak berguna lagi. Manusia tak mau mengenalku. Tak ada gunanya aku tetap menyala.”
Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.
Dengan sedih giliran lilin ketiga bicara: ”Aku adalah Cinta.”
“Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala. Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna. Mereka saling membenci. Bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya.”
Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah lilin ketiga.
Tanpa terduga…
Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga lilin telah padam.
Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata: “Eh apa yang terjadi?? Kalian harus tetap menyala. Aku takut akan kegelapan!”
Lalu ia mengangis tersedu-sedu.
Lalu dengan terharu lilin keempat berkata:
"Jangan takut. Janganlah menangis. Selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga lilin lainnya."
”Akulah HARAPAN.“
Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga lilin lainnya.

Apa yang tidak pernah mati hanyalah HARAPAN. Jangan sampai kita kehilangan HARAPAN.

Kamis, 23 Agustus 2012

Kentang


Seorang Ibu Guru taman kanak-kanak (TK) mengadakan sebuah ”permainan”.
Ibu Guru menyuruh tiap muridnya membawa kantong plastik transparan 1 buah dan kentang. Masing-masing kentang tersebut diberi nama berdasarkan nama orang yang dibenci, sehingga jumlah kentangnya tidak ditentukan berapa.... tergantung jumlah orang-orang yang dibenci.
Pada hari yang disepakati masing-masing murid membawa kentang dalam kantong plastik. Ada yang berjumlah 2, ada yang 3 bahkan ada yang 5. Seperti perintah guru mereka tiap-tiap kentang diberi nama sesuai nama orang yang dibenci. Murid-murid harus membawa kantong plastik berisi kentang tersebut kemana saja mereka pergi, bahkan ke toilet sekalipun, selama 1 minggu.
Hari berganti hari, kentang-kentang pun mulai membusuk, murid-murid mulai mengeluh, apalagi yang membawa 5 buah kentang, selain berat, baunya juga tidak sedap. Setelah 1 minggu murid-murid TK tersebut merasa lega karena penderitaan mereka akan segera berakhir.
Ibu Guru: “Bagaimana rasanya membawa kentang selama 1 minggu ?”
Keluarlah keluhan dari murid-murid TK tersebut, pada umumnya mereka tidak merasa nyaman harus membawa kentang-kentang busuk tersebut kemanapun mereka pergi.
Gurupun menjelaskan apa arti dari “permainan” yang mereka lakukan.
Ibu Guru: “Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa-bawa apabila kita tidak bisa memaafkan orang lain. Sungguh sangat tidak menyenangkan membawa kentang busuk kemana pun kita pergi. Itu hanya 1 minggu. Bagaimana jika kita membawa kebencian itu seumur hidup ? Alangkah tidak nyamannya...”

Ketika Semua Berakhir

Kita telah menjalani
3 tahun dalam suka dan duka
Miris ketika tahu
Tak ada lagi sapa dari dirimu
mengiris pilu
Luka di dalam hati
Sangat dalam tertoreh
menancap begitu dalam
Entah kapan ini akan bisa di sembuhkan
Berharap tak akan ada dendam
Yang membuat semua membara
Dan memusnahkan
Sisi manusia kita
ku hela nafas panjang
Untuk meyakinkan diriku
Bahwa dirimu tak akan pernah ada lagi
Menjagaiku dalam perjalanan ini

FS......I Miss You

Samarinda, 23 Aguatus 2012

Kamis, 16 Agustus 2012

Berharap Harum kan datang bersama mekarnya bunga

Waktu telah mengendus perlahan
Menorehkan berjuta bau
Terkadang harum menyeruak, tak kadang pula bau tak sedap muncul
Kini harum itu berganti
Bunga-bunga yang dulu bermekaran
Kini layu
Tetapi matahari masih bersinar cerah
Tentunya bunga yang layu akan gugur
Dan kembali memberi kesempatan
Bagi bunga yang lain untuk mekar
Dan keharuman pasti akan menyeruak
Ah..............
Rasanya tak sabar menunggu kembali
Harumnya kembang dan cerahnya hari

Rabu, 15 Agustus 2012

Malam Tumbilontohe , Malam pasang lampu

13449884701318146450
Kata Tumbilontohe sebenarnya dari kata tumbilo yang berarti pasang dan tohe yang berarti lampu. Malam tumbilontohe adalah sebuah tradisi di masyarakat provinsi Gorontalo atau pun etnis Gorontalo yang menyalakan lampu pada saat magrib di malam 27 Ramadhan.

Selasa, 14 Agustus 2012

Jamaah...oh Jamaah....

Mendekati penghujung Ramadhan, tak asing lagi bagi kita Masjid yang ramai hingar bingar jamaah yang membludak ke pelataran parkir memenuhi panggilan Sholat Sunah saat awal Ramadhan kini telah merangsek semakin menjauhi pelataran Parkir.
Malah mungkin tertinggal para pengurus Masjid dan anak-anak kecil yang memang di beri kebebasan orang tuanya untuk berkeliaran di malam hari.
Yang tentu entah menyesakkan dada atau malah membuat para Ekonom tertawa karena pusat-pusat perbelanjaan di penuhi oleh Jamaah yang tadinya memenuhi se antero Masjid.
Berapa banyak biaya yang di gelontorkan untuk menyambut Usainya Ramadhan, padahal seharusnya ringkih dan tangis yang harus di ungkapkan karena bulan yang penuh Berkah dan Hidayah telah berlalu.
Tetapi apa hendak di kata, seakan kita pun sudah bebal dengan petuah Agama, penghujung ramadhan berarti penghujung juga kegiatan di Masjid, penghujung juga pengajian di masjid, dan awal melenggangkan kaki ke tempat-tempat hiburan, awal dari sebuah pola konsumtif yang sangat menguras keuangan keluarga.
Mall penuh sesak dengan pengunjung, Pasar kaki lima pun tak luput dari kunjungan. Bahkan terdengar ada sebuah slogan dari Ustadz terkenal yang di pelesetkan…Jamaah…oh Jamaah……..Ke Mall Yuk ???
Jika sudah begini apa jadinya Ramadhan, dan apa hikmahnya Ramadhan…sekedar seremonial tahunan…..tanpa ada makna. Miris

Kamis, 09 Agustus 2012

Suara Berat Mner Ferry


Sebuah tulisan terdedikasi buat Almarhum Bpk. Ferry Makalew
Mantan Kepala Sekolah SMA Neg. 1 Manado
Tulisan ini dapat di baca juga di Kompasiana

Selasa, 07 Agustus 2012

Workshop Public Speaking for Writers

Bagaimana menjadi Pembicara Publik untuk Penulis.

Dalam Workshop ini, penulis dibekali bagaimana menjadi fasilitator yang mampu menjadi Mentor bagi Penulis baru.


Lisensi Trainer Menulis (LTM), yang disahkan oleh Afsoh Publisher.

Modul pelatihan buku CSMPD "Cara Sederhana Menjadi Penulis Dahsyat".

Investasi hanya : Rp 250.000,-
Tanpa Diskon
Pelatihan sehari Penuh.

Tanggal 30 September 2012.

Pasti Bermanfaat. 
Hubungi FB Afsoh Publiser untuk keterangan lebih lanjut
Atau kunjungi website Ilyas Afsoh 

Cp : 0821.4150.2649
Pin bbm : 3173522E

Minggu, 05 Agustus 2012

BODOHNYA RASA


Lilitan keluh
Lilitan cemburu dan amarah
Tak dapat memberangus cinta yang telah mengakar
Lecutan kalimat yg menampar dan mencabik
Tak mampu meluluhkan semangat utk berkorban
Pesonamu mengikat erat
Walau luka berdarah dan menganga
Tetap ku mendamba untuk bercanda dan bersua
Ahhhhh................
Perasaan ini membuat segalanya menjadi terasa bodoh
Bodoh karena tetap sayang pd mu
Bodoh karena tetap mencintaimu
Bodoh karena tetap ingin menjagamu
Bodoh karena tetap ingin berkorban demi mu
Biarlah aku menjadi orang bodoh
selama Sayang dan cinta ini bersemayam dalam lubuk hati paling dalam
Aku terikat erat dengan mu, tak bisa ku pungkiri
dan tak ada yang bisa menyelamatkan aku dari kebodohanku

( Dalam Linglung dan Limbung tepian Mahakam Agust '12 )

Jumat, 03 Agustus 2012

Yang terbaik datang di bulan yang baik

Puing semangat ini
ku punguti satu per satu
ku rekatkan dengan perekat keyakinan diri
bahwa aku mampu berdiri tegak
Ada diri mu
Atau Tanpa mu
Sakit ini kan ku obati sendiri
Luka ini kan ku balut sendiri
Ku ingin sembuh
Dan kembali berlari
menyongsong esok hari

Kamis, 02 Agustus 2012

10 Kesalahan untuk 1 Kesuksesan Besar

Davit-Entrepreneur-Profit: 10 Kesalahan untuk 1 Kesuksesan Besar

Suatu hari di Barber Shop

Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.
Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan.
" Saya tidak percaya Tuhan itu ada", Kata si tukang cukur.
"Kenapa kamu berkata begitu ?" timpal si konsumen.
"Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, di jalanan.... untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada. Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada, Adakah yang sakit,  Adakah anak terlantar, Jika Tuhan ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi."
Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat. Situkang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.
Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang,berombak kasar mlungker-mlungker-istilah jawa-nya", kotor dan brewok yang tidak dicukur.
Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata,"
Kamu tahu,sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR."
Si tukang cukur tidak terima.
" Kamu kok bisa bilang begitu,Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu!"
"Tidak!" elak si konsumen. "Tukang cukur itu tidak ada,sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana", si konsumen menambahkan.
"Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!", sanggah si tukang cukur. "Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang ke saya", jawab si tukang cukur membela diri.
"Cocok!" kata si konsumen menyetujui."Itulah point utama-nya!. Sama dengan TUHAN, TUHAN ITU JUGA ADA !, Tapi apa yang terjadi... orang-orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU MENCARI-NYA. Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini."
Si tukang cukur terbengong!

Inspirasi Menulis

Ada beberapa teman yang ingin mencoba menulis selalu bertanya, dari mana saya mendapat ide menulis. Kadang saya bingung untuk menjawab karena sebenarnya jawaban itu ada pada setiap yang bertanya. Tetapi untuk memberi gambaran pada mereka saya selalu memberi jawaban sebagai berikut :
  1. Inspirasi menulis ada pada saat kita melihat, mendengar atau berinteraksi dengan orang lain di sekitar kita. Sesuatu yang terlihat sepele kadang itu adalah sebuah inspirasi untuk di kembangkan menjadi sebuah tulisan yang bisa bermanfaat bagi orang lain.
  2. Pengalaman pribadi atau perjalanan hidup pribadi. Yakinlah bahwa setiap orang memiliki cerita hidup sendiri-sendiri dan bisa di bagi untuk orang lain. Bukankah menulis itu intinya adalah berbagi.
  3. Membaca karya milik dari penulis lain. Selain bisa mempelajari cara penulisan dari penulis lain, kita juga pasti akan medapat inspirasi dari yang kita baca.
  4. Mendengarkan Lagu atau menonton tayangan TV maupun Film dapat juga menginspirasi kita membuat sebuah tulisan.
  5. Saat kita diam, merenung atau saat hati kita sedang sensitif, inspirasi itu akan datang dan kita tak dapat menduganya.
Jadi, sebenarnya tidak sulit untuk menemukan inspirasi dari sebuah tulisan, hanya terkadang kita merasa malas atau merasa tak bisa padahal belum mencoba membuat.
untuk itu cobalah mulai sekarang menulis, sedikitnya sebuah kalimat. Bukankah sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit ?
Selamat menulis.

Rabu, 01 Agustus 2012

20 Wise Quotes Of Confucius

by JFrater

Confucius was a Chinese thinker and social philosopher, whose teachings and philosophy have deeply influenced Chinese, Korean, Japanese, Taiwanese and Vietnamese thought and life. His philosophy emphasized personal and governmental morality, correctness of social relationships, justice and sincerity. This list looks at some of his greatest quotations – all of which are as applicable to us today as they were when he wrote them in the fourth century BC.

 

 

Keutamaan Berkurban

 Sumber : Rumah Yatim Indonesia Idul Adha adalah puncak dari ibadah haji. Hari ini dirayakan tidak hanya oleh uma...