Senin, 22 Agustus 2016

Puisi 21082016

# 1

Letak kan lara hari kemarin
Sambut bahagia yg datang di ujung senja
Genggam erat
Karena pekat malam mungkin akan hadirkan kenangan

# 2

Mendung menggelayuti senja
Biarkan dia memilih
Badai yg kan datang
Atau
Berlalu menyambut cerah

# 3

Pada kenangan indah kita
Tak mungkin lagi kan berulang
Pada kenangan pahit kita
Biarlah dia terkubur rapi
Kini aku menjalani jalanku
Bahagiaku
Bukan bahagia kita lagi
Kepahitanku
Bukan kepahitan kita lagi
Relakan aku membaginya
Pada jiwa yang lain
Yang sanggup menemaniku
Menghadapi dan mengarungi
Saat manis dan pahit kehidupan


# 4

Sementara biarkan lapar terlupa
Seperti yang pernah ibu ajarkan
Tuhan bagi siapa saja
Meskipun kita pengemis pinggiran jalan
Doa kita pun pasti Ia dengarkan
Bila kita pasrah diri, tawakal
Esok hari perjalanan kita
Masih sangatlah panjang
 

Selasa, 16 Agustus 2016

Rotan

Tas Anjat (tas khas suku dayak )

Rotan adalah sekelompok palma dari puak (tribus) Calameae yang memiliki habitus memanjat, terutama Calamus, Daemonorops, dan Oncocalamus. Puak Calameae sendiri terdiri dari sekitar enam ratus anggota, dengan daerah persebaran di bagian tropis Afrika, Asia dan Australasia. Ke dalam puak ini termasuk pula marga Salacca ( misalnya salak), Metroxylon (misalnya rumbia/sagu), serta Pigafetta yang tidak memanjat, dan secara tradisional tidak digolongkan sebagai tumbuhan rotan.

Batang rotan biasanya langsing dengan diameter 2–5 cm, beruas-ruas panjang, tidak berongga, dan banyak yang dilindungi oleh duri-duri panjang, keras, dan tajam. Duri ini berfungsi sebagai alat pertahanan diri dari herbivora, sekaligus membantu pemanjatan, karena rotan tidak dilengkapi dengan sulur. Suatu batang rotan dapat mencapai panjang ratusan meter. Batang rotan mengeluarkan air jika ditebas dan dapat digunakan sebagai cara bertahan hidup di alam bebas. Badak jawa diketahui juga menjadikan rotan sebagai salah satu menunya.

Sebagian besar rotan berasal dari hutan di Indonesia, seperti Sumatra, Jawa, Borneo, Sulawesi, dan Nusa Tenggara. Indonesia memasok 70% kebutuhan rotan dunia. Sisa pasar diisi dari Malaysia, Filipina, Sri Lanka, dan Bangladesh.

Rotan cepat tumbuh dan relatif mudah dipanen serta ditransprotasi. Ini dianggap membantu menjaga kelestarian hutan, karena orang lebih suka memanen rotan daripada kayu.


Beberapa Kerajinan Rotan : 

 nampan rotan

 tas rotan

gelang simpul akar rotan2


gelang rotan 


gelang simpul akar rotan1 

Topi Rotan khas dayak

Pemesanan kerajinan rotan bisa hubungi WA 081241713764 Oleh2borneo atau via TOKOPEDIA



Senin, 15 Agustus 2016

Manfaat Kayu Gaharu

Gaharu mempunyai kandungan damar wangi yang akan mengeluarkan aroma harus yang khas. Aromanya itulah yang sangat digemari oleh sebagian basar masyarakat Timur Tengah,Uni Emirat, Saudi Arabia, Yaman, Korea , Oman, Jepang  dan daratan Cina. Selain itu, kayu gaharu juga memiliki kelebihan lainnya untuk berbagai kebutuhan lainnya.


 https://www.tokopedia.com/oleh2borneo/tasbih-gaharu-33

Selasa, 10 Mei 2016

Belajar Kearifan Burung Enggang




Enggang (hornbill), atau Buceros rhinoceros, sejenis burung yang besar badannya dan paruhnya panjang. Yang jantan memiliki mata berwarna merah atau oranye, dan yang betina bermata putih. Panjangnya mencapai 122 cm. Dapat hidup hingga 35 tahun. Bisa dijumpai di Malaysia, Kalimantan, Sumatera dan Sulawesi.

Dalam budaya Kalimantan, burung enggang (tingan) merupakan simbol “Alam Atas” yaitu alam kedewataan yang bersifat “maskulin”. Di Kalimantan, burung enggang sakti dipakai sebagai lambang daerah atau simbol organisasi seperti di Lambang Negeri Sarawak, Kalimantan Tengah, Simbol Universitas Lambung Mangkurat dan sebagainya. Burung enggang diwujudkan dalam bentuk ukiran pada budaya Dayak, sedangkan dalam budaya Banjar, burung enggang diukir dalam bentuk tersamar (didistilir) karena budaya Banjar tumbuh di bawah pengaruh agama Islam yang melarang adanya ukiran makhluk bernyawa.
 
Selain itu tahukah anda bahwa burung enggang merupakan burung yang setia pada pasangannya dimana burung enggang jantan tak akan pernah berganti pasangan seumur hidupnya. Perlu diketahui juga bahwa pada saat mereka membesarkan anak-anak mereka maka pejantan dan betinanya melakukan peranannya masing-masing. Pada masa-masa ini pejantan akan bertugas mencari makanan berupa buah-buahan, kadal, kelelawar, tikus, ular dan berbagai jenis serangga sedangkan sang betinanya akan bertugas untuk menjaga anak-anaknya di dalam sarang. Hal ini akan mereka lakukan selama anak mereka belum bisa terbang.

Minggu, 13 Maret 2016

Cintanya Tak Pernah Gugur


Buku indah ini ku dedikasikan kepada : Emak Siti Maimunah, Mama Rusnia , Alm. Mami Regina Untung dan Alm. Ibunda Saudaraku YFSM :





Lirik lagu: Muara Kasih Bunda
Bunda
Engkaulah muara kasih dan sayang
Apapun pasti kau lakukan
Demi anakmu yang tersayang

Bunda
Tak pernah kau berharap budi balasan
Atas apa yang kau lakukan
Untuk diriku yang kau sayang

Saat diriku dekat dalam sentuhan
Peluk kasihmu dan sayang
Saat ku jauh dari jangkauan
Doa mu kau sertakan

Reff:
Maafkan diriku bunda
Kadang tak sengaja ku membuat relung hatimu terluka
Kuingin kau tahu bunda
Betapa kumencintaimu lebih dari segalanya

*
Kumohon restu dalam langkahku
Bahagiaku seiring doamu

Bunda
Tak pernah kau berharap budi balasan
Atas apa yang kau lakukan
Untuk diriku yang kau sayang

Saat diriku dekat dalam sentuhan
Peluk kasihmu dan sayang
Saat ku jauh dari jangkauan
Doa mu kau sertakan

Reff:
Maafkan diriku bunda
Kadang tak sengaja ku membuat remah hatimu terluka
Kuingin kau tahu bunda
Betapa kumencintaimu lebih dari segalanya

*
Kumohon restu dalam langkahku
Bahagiaku seiring doamu

Bunda
Engkaulah muara kasih dan sayang
Apapun pasti kau lakukan
Demi anakmu yang tersayang